Ingat umur nak!
May 18th, 2012 § Leave a Comment
Kalo hidup itu nyantai, ga ada yang namanya perempatan, lampu merah, macet dkk. Semuanya pasti jalan lurus terus, lampu ijo terus, dan selalu lancar jaya tanpa hambatan. Itu kalo kita berani berkhayal. Tapi nyatanya dunia ini benar2 fana, tipuan! Kalau kita sudah mati lantas mau apa? Hidup lagi untuk nerusin yang kita jalanin selama hidup di dunia? Tidak! Kita akan berlanjut ke dunia berikutnya, kehidupan abadi yang jauh berbeda dari dunia fana ini.
Ingatlah kawan, hidup itu sangat singkat. Fokuslah kepada tujuan akhir, yaitu hidup setelah di dunia ini. Bayangkan saja umur kita sekarang. Kalo masih ada orang tua, ingatlah umur mereka, bagaimana kondisi fisik mereka, akankah mereka hidup lebih lama dari kita? Belum tentu! Kita itu hanya dilahirkan di masa yang berbeda! Ada waktunya nanti kita akan seperti mereka. Dan tentu saja pemisah dunia fana ini dengan dunia berikutnya itu adalah kematian. Tidak ada yang tau kapan maut itu datang. Mungkin saja esok. Ingatlah akan waktu. Hargai setiap detik yang kita lalui. Janganlah dinikmati saja! Syukurilah dan manfaatkanlah dengan baik!! Karena semua ada balasannya!
Dan sekali lagi. Hidup itu bukanlah kita yang menguasai. Hanya Allah yang berkuasa atas hidup kita. Tolong kembalilah ke jalan yang benar, janganlah kita sampai tersesat dan menistakan hidup dan waktu yang kita miliki selama Allah masih memberikan kita izin untuk tinggal di dunia fana ini.
Sweetie hell yeah!!
May 17th, 2012 § Leave a Comment
A sweet tooth. That’s it!
I do love sweeties! Cakes, chocolates, ice creams, candies.. Ohhh..
I like to crave some sweeties whenever i go. Hehe
Pilih mana hayoo??
May 15th, 2012 § Leave a Comment
Inget kan kalo makan minum itu mubah hukumnya? Lantas kalo kita itu ingin tetap menjaga dan menyehatkan si organ yang paling manja dan paling boros ini? Nah. Boros itu sangat tidak dianjurkan karena hanya akan menyia2kan sesuatu, dan itu diharamkan. Jadi. Pilih mana hayoooo??
Ran-seized-Dom part2: Galau
May 4th, 2012 § Leave a Comment
ola! kembali lagi sama saya! oh wow! asik! yeah! oh yes! *apaan sih?* namanya juga ngerandom, ya gini deh isinya. oke. orang ngerandom itu selalu terlihat ketidakjelasannya dan sepertinya kehilangan alasan untuk hidup secara benar dan baik layaknya eyd kita yang selalu dijunjung tinggi tapi kenyataannya hanya dipakai *cukup* sampai kuliah saja, toh lulus juga belum tentu kerja sebagai translator ato kedubes *haha*. yah terlihat seperti orang yang sudah putus asa sehingga merandom terlihat seperti sebuah jalan terang yang seakan sudah dititah dari yang maha kuasa. *omg!* namun, peristiwa dan fenomena ini patut kita abadikan dan ternyata justru sekarang kian melanda umat manusia di kala kemajuan teknologi tak terbendung lagi dan malah cukup dengan munculnya fenomena kolosal ini mampu merusak dan mem-pause seluruh aktivitas di alam semesta ini. fenomena yang sedang trending topic dan gak selesai2 sampe saya punya turunan *mungkin ye* adalah fenomena galau sodara2 sekalian.
galau. normatifnya dari risau. literatifnya dari gusar-ah-lalu-makin-kacau *dan seperti itu sampai si pasien galau terpaksa mengakhiri hidupnya*. lebih parah dari hiv kan? *what the?*
tapi, apa untungnya membahas galau kalau toh dari tulisan ini malah berbuah jutaan korban galau, terlebih di musim lulusan sekolah kaya gini. kan banyak tuh yang menderita ketidakpastiaan akan kelanjutannya setelah masa2 muda di sekolah usai. yah begitulah kira2. tapi, penting bagi saya untuk membahas dan mengulitinya hingga bisa saya korek jeroannya hingga mampu saya rajang untuk menjadi sebuah bakso bulat. *sampai dimana tadi? oh ya bakso. doh!* intinya mari lihat galau dari cara lain.
gamblangnya aja deh. galau itu gak akan selesai2 kalo si user *emangnya galau bisa dipergunakan dan dipersenjatakan ye?* masih berkutat dengan masalah galaunya dan kepentok di sudut keputusan yang sama. simpelnya aja itu orang *orang ya! bukan makhluk. karena disini setan pun sudah tertular penyakit galau. mau bukti? lihat saja pocong.* harus merasakan sebuah shock terapy terkait cara memandang keputusan dari sudut yang berbeda dengan cara yang sangat luar biasa. coba aja liat iklan terbaru djarum 76 *semua iklannya itu nyentrik kok buat saya*, kontes adu kekuatan jin, jin arab, jin jepang, sama jin indonesia. jin arab bisa ngilangin piramid, jin jepang bisa ngilangin gunung fuji, jin indonesia bawa setumpukan kertas dan dia ilangin dalam sekejap, dan dia langsung nyeletuk ala ngeledek, ‘seluruh kasus korupsi! hilang!’ *dafuk! pake ada acara si gayus pula ikutan nimbrung!*. nah itulah shock terapy bagi orang galau yang terlalu terpaku pada satu sudut dalam membaca keputusan. tapi memang ga semudah itu dalam kenyataannya. *but hell!* udah kebanyakan orang galau di alam semesta ini. kalau seandainya diadakan sensus besar2an berapa jumlah orang yang terkena imbas serta ampas dari galau, maka dalam kurun waktu masehi pun kayanya ga cukup deh. perlu ada milenium baru untuk galau ini kawan2 semua.
terlebih bagi para movie addict, udah banyak film yang memang ditujukan untuk memberikan galau terapy bagi orang2 yang terlampau terjebak didalam pesakitannya *ceilee*. misalnya seperti film 500 days of summer *satu aja yeh,ntar kpanjangan kalo munculin judul2 yang lainnya. banyak woi soalnya!*. udahlah cukup dengan si summer, kan masih ada musim selanjutnya, yaitu si autumn. *eaaaaa*. intinya sih, kalo kata ariel peterpan, ‘berjalanlah walau habis terang, kawan!’. dan lagi, kalo kata taglinenya djarum 76 *sori nih banyak ngopi, biar! yang penting nyambung dan joss!* ‘yang penting hepiiii..’. okelah kalo begitu.. *haha* lanjuuuuuttt!
nah, sekali lagi. buat para galau-user yang masih terus menderita dan sepertinya gak punya secercah harapan sedikitpun. coba mungkin bagi para dokter dan peneliti terbaik alam semesta ini, mohon dibuatkan obatnya atau minimal antiseptik galaunya deh, biar gampang dibawa-bawa dan bisa langsung dipake kalau kuman galau mencoba mendekat. hush! pergilah kau kuman2 galau. *lo kira apaan coy! but. nothing of these matters buddy! just joking! enjoy!* *buat para anak kecil dan anak muda, tolong jangan baca tulisan ini yah, ini hanya peninggalan jaman kekelaman-lawan kata keemasan, oke! pis!* *yah jangan sampe deh kalian2 semua tuanya malah jadi gak karuan ato bahkan sengaja mencukur alis karena saking galaunya, itulah hari panca.*
ah sekian dulu. masi banyak yang pingin dikeluarin, tapi ya mendingan disudahin deh. sampai ketemu di cerita random berikutnya! adios!
Ran-seized-Dom part1: Freeline Skate
May 3rd, 2012 § Leave a Comment
duduk di pojokan lorong perpus kampus, dengan satu alasan baik untuk melakukan minimal ‘sesuatu’ di kampus, dan akhirnya hanya membaca dan menulis hasil akhirnya. kita mulai dengan cerita sedikit novelis dan menghibur diri ini deh. random story yg kita seized atau istilahnya kita force untuk menjadi sebuah cerita baik dan bagus.
kalian tau land-type sports? tau skateboarding ato inline skating kan? kalo snow-based sports? snowboarding lah. atau water-based sports? banyak, mulai dari diving sampe surfing. nah. ada satu olahraga baru *gak baru sih*, namanya freeline skate yang mencoba menggabungkan feeling dan sensasi skateboarding, snowboarding, inline skating ato bahkan teknik surfing dalam me-riping ombaknya yang diadopsi menjadi jalanan normal seperti paving ato aspal untuk olahraga ini. banyak orang yang ga tau olahraga ini, namanya aja ga mudah diinget ato disingkat kaya skateboarding menjadi sk8boarding ato apalah *haha*. intinya olahraga ini memang berhasil meng-create somewhat a new feeling dalam berolahraga. saya punya skatenya dan berhasil membuat bingung orang-orang yang melihat saya bermain di jalanan. ‘apaan sih itu?’ ‘kok bisa?’ banyak deh komennya tentang olahraga ini. yang jelas sensasinya oke banget, apalagi buat downhill-karena memang ini diciptakan untuk downhill pertama kalinya-party.
tapi, apa kalian tau tujuannya saya mencoba *dan tertarik* sama olahraga ini? simpelnya sih karena gak ada tujuan lagi bengong2 di kamar kosan, ‘setuju kawan2!!’ *haha*. dari aktivitas merenung, bermain game, ngutik gadget hingga molor berkepanjangan *emangnya musim paceklik?!’*, timbullah niat untuk merajut kembali hidup *ceilee*.
but, heck! ketika olahraga ini memang dibuat untuk bermain bebas di jalanan seperti apapun *minimal aspal*, ternyata di kampus sendiri malah terbatas arenanya. *ahhhh…* terbatas karena dibatasin sama properti kampus seperti skk dan seperangkatnya sih, belum termasuk sama ketidakfahamannya kampus akan kebebasan untuk beraktivitas *yang ini termasuk positif ya!*, ya sudahlah, klimaksanya kita *saya dan beberapa kolega freeliners jogja, cuma 2 padahal
* sempat adu mulut dengan skk. *ya ya ya ya..*
sepertinya perlu dipikirkan kembali bagaimana sebuah kampus menata peluang dan kesempatan untuk kebaikan dan kemajuan kampus, seperti misal kampus saya ini kan banyak memiliki jalan lebar yang tidak bisa disebut dengan pedestrian tetapi malah tidak bisa diakses dengan kendaraan kecuali sepeda yang setiap saat harus di stop di berbagai area. nah, bagaimana kalau itu disolusikan dengan membiarkan jalan itu bebas diakses oleh kendaraan tidak bermotor dan dimohon semuanya dipaving ato diaspal ato bahkan dikeramik biar lebih mudah jalannya. nah disinilah freeline skate bisa digunakan untuk keliling kampus dengan bebas. ide mudah dan praktis tapi jelas banyak orang ga setuju. tapi bayangin aja kalo keliling kampus bisa lebih cepet dan mudah tanpa muter2.
sekian dari saya untuk Ran-seized-Dom part1: Freeline Skate. sampe ketemu besok!